Monday, November 28, 2011

KBB#26: Panettone


Seru memang bergabung di klub berani baking, tiap tantangan membawa ceritanya masing-masing. Ada senengnya dan ada ketar ketirnya (klo dikerjain mepet deadline seperti tantangan kali ini). Jadi awalnya aku pikir bahan udah ada semua dan bisa bikin sewaktu-waktu, ternyata pas mo bikin (tgl 27) ternyata ada bahan yang kurang. Kuundur satu hari dengan harap-harap cemas klo gagal bisa-bisa bahaya karena mepet banget ama deadline.
Akhirnya aku bikin tgl 28. Pas bikin juga agak ragu jadinya bakalan seperti cake atau roti, ya sudah diikutin aja instruksinya. Pas udah selesai ngulenin, sambil tunggu ngembang, aku tinggal ke spm deket rumah buat beli candied peel. Ternyata oh ternyata pas ke spm nemu panettone, harganya 10 dhs-an, untuk satu ukuran muffin cuman lebih mumbul. Karena penasaran seperti apa rasanya, aku beli tuh panettone. Ternyata saudara-saudara, teksturnya lebih ke roti dengan serat-seratnya yang besar dan keliatan banget (walau di gambar kemasannya lebih mirip cake). Dan isinya hanya raisin, ga ada currant apalagi candied peel. Hehehe.... coba ga jadi anggota KBB pasti ga kepikiran untuk nyobain panettone apalagi ngebakingnya:)


Kembali ke adonanku yang lagi nunggu ngembang, ternyata lha kok lebih mirip muffin daripada ruti. Akhirnya adonan itu pun kulempar ke frezzer, ga tega klo langsung dilempar ke tong sampah dan mulai lagi dari baru dengan semangat membuat roti *jiahh.* Semangat dikumpulkan kembali dan untuk yang kedua aku dah ga sabar klo musti ngulenin pake tangan, jadi aku ulenin pake hand mixer sampe kalis. Ternyata Alhamdulillah dengan menambahkan cairan yaitu susu kalislah adonan dan berserat seperti ruti..... yihaaa:) Bikin setengah resep jadi 3 loyang ramekin kecil yang tinggi. Si adik nyobain dan dia bilang, "I like it original, without lemon and raisins." Klo aku justru suka harumnya lemon dan buah-buahan kering di dalamnya. Alamat nih... udah ketahuan bakalan kemana tuh larinya panettone:)

panettone1


Sejarahnya adalah :
Roti Italia yang bersejarah, dihiasi dengan buah-buahan mungil bak permata seperti citrus dan raisin, pertama kali dibuat di Milan sekitar tahun 1490. Roti ini kemudian secara cepat menyebar ke seantero Italia, dari pegunungan Alpen di Utara, hingga ke Sisilia di Selatan. Cerita legenda yang populer adalah mengenai asal usul dari panettone.

Cerita yang paling populer adalah cerita tentang bangsawan muda yang jatuh cinta kepada seorang anak peremepuan dari seorang chef pastry bernama Toni. Untuk memberi kesan kepada ayah dari perempuan yang dia cintai, pemuda tersebut menyamar menjadi chef pastry junior yang sedang magang, yang lalu menciptakan roti berbentuk kubah (dome) yang manis dengan rasa khas. Roti rasa baru ini laku keras, orang berbondong-bondong antri di toko roti tersebut untuk membeli roti pan de Toni.

Di Milan, para pengusaha memiliki kebiasaan untuk memberikan roti panettone sebagai kado natal kepada klien-klien mereka. Namun, jauh sebelumnya, panettone dikenal sebagai makanan mewah, yang tidak semua orang mampu membelinya. Hingga pada suatu saat, tehnik-tehnik produksi baru bisa menekan biaya produksi sehingga membuat panettone bisa terjangkau semua orang. Sebuah proses yang mengkombinasikan ragi dengan paper mould akan membuat ragi merata di adonan roti sehingga menjadi roti yang sangat ringan. Saat ini panettone, dikenal di seluruh dunia dengan berbagai variasi, dengan diisi krim, ditutup dengan coklat dan icing almond. Roti ini dijual dalam kemasan cantik.

Panettone dapat dinikmati dengan seribu satu cara, dipotong tipis atau tebal, disiram dengan berbagai saus, diisi atau ditutup dengan krim. Sangat cocok sekali di toasted untuk sarapan pagi, dicelup ke susu dingin atau panas, hingga melunak. Panettone bukan hanya tradisi natal, tapi juga pelengkap yang lezat untuk hidangan yang nikmat.

Panettone (traditional Italian christmas bread)

Source: The Worldwide Gourmet

Bahan :

1 ½ cakes of fresh bakers yeast (ragi)

65 ml (1/4 cup) gula

6 tbsp air hangat

6 kuning telur

Lemon zest dari 1 buah lemon

Sejumput garam

500-750 ml (2-3 cups) tepung terigu

100 ml (6 sdm) potongan candied peel

100 gr (6 sdm) + 2 sdm butter/mentega

4 sdm sultana,
4 sdm currant (beri berian :P)
1 sdt vanilla


Cara Membuat :
Masukan 1 sdm gula dan ragi kedalam susu hangat, diamkan selama 3 menit. Kemudian mix dan istirahatkan ditempat yang kering dan hangat (contoh diatas oven yang sebelumnya telah dipanaskan) sampai volume campuran menjadi 2 kali lipatnya, kurang lebih 5 menit.

Masukan campuran tersebut kedalam mangkuk, tambahkan kuning telur, vanilla, parutan kulit lemon, garam dan sisa gula.
Campur 500 ml (2 cup) tepung terigu secara bertahap sampai lembut ditangan dan adonan dapat dibulatkan.
Kemudian campurkan potongan butter sedikit demi sedikit sampai adonan menjadi lebih lembut dan lebih elastis.
Campur 125 hingga 250 ml (1/2 hingga 1 cup) terigu sampai adonan lebih kokoh, lembut dan tidak lengket. Letakan adonan diatas meja kerja yang telah di taburi sedikit terigu. Uleni adonan kurang lebih 10 menit.
Setelah adonan lebih lembut masukan kedalam wadah yang telah di olesi butter, taburi dengan sedikit tepung terigu tutup dengan kain dan letakan ditempat yang kering kurang lebih selama 45 menit sampai adonan bertambah volumenya dua kali lipat.

Kempiskan adonan, tambakan candied lemon peel, kismis dan currants kemudian uleni sampai semuanya tercampur rata.
Taruh kertas roti yang telah di olesi butter dua sisinya dalam loyang besar, masukan adonan dan beri jejak (torehan) diatasnya.
Tutup dengan kertas yang telah diolesi butter dan diamkan selama 15 menit di tempat hangat sampai adonan mengembang, Angkat kertas dari atas adonan dan oleskan butter diatas adonan tersebut.
Panaskan oven dengan suhu 200 derajat celcius (400 derajat F), taruh loyang yang telah berisi adonan dalam oven dan panggang kurang lebih 10 menit, turunkan suhu oven ke 160 derajat celcius (350 derajat F) dan panggang lagi selama 30 sampat 40 menit, oleskan adonan roti dengan lelehan butter, roti akan matang setelah bagian atasnya berubah menjadi keemasan dan krispy.
Angkat dari oven dan biarkan selama 15 menit kemudian keluarkan dari loyang.

panettone

Huhuuuy.... dapet juga logo lulus. Makasih duo host pink, buketupink Lina dan mbak Elsye untuk logo lulusnya:)

Thursday, November 24, 2011

Bolu kukus

bolu kukus


Di rumah, krucils doyan banget ama bolu kukus. Sekali angkat dari kukusan, masing-masing bisa habis 3-4....hmm. Aku juga suka bikinnya karena tinggal dimix semua jadi satu. Yang bikin agak lama cuman ngukusnya yang musti dikit-dikit.
Sebelum ketemu resep yang ini, aku biasa pake resep blogku yang lama. Sama simplenya, sama oke hasilnya, bedanya cuman yang ini manisnya lebih pas buat aku dan air sodanya cukup 1 kaleng, ga nyisa ga kurang:) Ohya, jangan lupa pake api besar dan lapisi tutup kukusan dengan serbet bersih.

BOLU KUKUS MEKAR
By. Fatmah Bahalwan

Bahan :
225 gr gula pasir
2 btr telur
1 sdt cake emulsifier
250 gr tepung terigu
1 sdt baking powder (vi: ga pake)
150 ml air soda (sprite)

Cara membuat :
Siapkan cetakan bolu kukus, alasi dengan cup casesnya. Panaskan kukusan, biarkan uapnya banyak.
Campur semua bahan menjadi satu, kocok selama 10 menit hingga kental.
Ambil 4 sdm beri pasta pandan, aduk rata.
Tuangi cetakan dengan adonan 3/4 penuh, beri atasnya dengan adonan berwarna.
Kukus selama 20 menit.

Friday, November 18, 2011

IDFB2: Kolak biji salak

Indonesia memang kaya dengan keanekaragaman kuliner. Tiap daerah memiliki kekhasannya masing-masing. Dan buat kami bikin jajanan tradisional bisa jadi obat kangen sekaligus memperkenalkan pada anak-anak makanan tradisional Indonesia. Jadi anak-anak tidak hanya mengenal samosa, tiramisu, hummus, zataar tapi juga gemblong, pukis, cilok, rengginang dll.

Nah posting ini sekaligus ikut meramaikan event yang diadakan Indonesian foodblogger di sini. Semoga jajanan tradisional Indonesia makin populer:)

Lagi punya ubi jalar yang udah semingguan di kulkas. Biasanya cuman aku kukus aja, lumayan buat tambahan serat. Tapi karena lagi bosan ama ubi kukus jadi dibuat kolak biji salak saja.

Dulu si bibi, ART saat di Ind, klo bikin biji salak tinggal aduk ubi jalar kukus dengan tepung tapioka sampe bisa dibentuk. Tapi karena aku dulu pernah bikin bubur candil (masih sodara ama biji salak) dan di rumah ga ada yang mau, jadi pengen cari resep yang aman.

Browsing cari resep biji salak, hatiku berlabuh *jiaahh* di blog mbak Elsye dengan fotonya yang selalu mempesona. Alhamdulillah cocok. Kenyal, manis dan gurih. Anak-anak yang anti sama ubi jalar pun, setelah disulap jadi bubur biji salak jadi ga anti lagi. Makasih mbak Elsye:) Berikut kupipes resep dari mbak Elsye...

Kolak biji salak

KOLAK BIJI SALAK
Sumber : Booklet Majalah Kartini via Lia

Bahan :
500 gr ubi jalar
200 gr tepung kanji
4 gelas santan dari 1/2 butir kelapa
250 gr gula merah (atau disesuaikan dengan kemanisan yang diinginkan)
2 lembar daun pandan
1 sdt garam

Cara Membuat :
1. Rebus ubi jalar bersama kulitnya, setelah masak kupas dan haluskan
2. Campur ubi yang sudah dihaluskan dengan tepung kaji kemudian aduk sampai jadi adonan yang mudah dibentuk.
3. Buat bulatan sebesar kelereng
4. Didihkan air dalam panci, masukan bulatan ubi kedalam air yang mendidih, angkat ubi jika sudah mengapung dan sisihkan.
5. Rebus 1/2 gelas santan dan beri garam sedikit.
6. Rebus sisa santan, gula, pandan dan garam. Didihkan kemudian saring dan kentalkan dengan sedikit air kanji.
7. Masukan bulatan-bulatan ubi, kemudian sajikan dengan santan.

Wednesday, October 19, 2011

Wingko

Wingko

Dulu pas masih tinggal di tanah air, klo lagi pengen wingko biasanya nunggu dapet oleh-oleh dulu dari teman atau saudara yang melintas di Lamongan atau Semarang. Walau kadang ga sesuai bayangan juga, wadah kertasnya gede ternyata isinya kecil udah gitu kadang kering (kalo ga mau dibilang udah jamuran). Begitu tinggal di luar klo lagi pengen wingko mau ga mau musti bikin sendiri daripada ngences tiada ujung. Udah nyoba wingko versi ndeso yang tanpa telur dan mentega, juga pernah coba yang dengan telur dan mentega. Dua-duanya oke menurutku, tinggal disesuaikan dengan selera. Foto di atas wingko yang pake telur dan mentega, sumber aslinya dari dapur mbak Herti tapi aku pake yang udah dimodifikasi di pawon mbak Ike. Thanks ibu-ibu baik hati untuk sharing resepnya :)

Wingko
Bahan:
200 gr tepung ketan
50 gr tepung kanji
350 gr gula pasir
250 gr kelapa muda parut
1/2 sdm garam
50 gr margarine, cairkan
250 cc santan kental
1 btr telur, kocok lepas

Olesan:
1 kuning telur

Cara membuat:
Alasi loyang 24x24 cm dengan alumunium foil, olesi margarine.
Campur tepung ketan, tepung kanji, gula pasir, kelapa dan garam.
Campur santan, margarine dan telur, tuangkan dalam adonan tepung.
Aduk rata, tuang dalam loyang.
Bakar dengan suhu 180C selama 30-45 menit.
Olesi permukaannya dengan kuning telur, kemudian bakar kembali 5-10 menit sampai kecoklatan. Bila menginginkan efek lebih kecoklatan di dua permukaan (atas dan bawah), bakar sesaat dengan api atas.

Thursday, September 29, 2011

KBB#25 Devonshire ‘Birthday Party’ Tea



Huhuuuuuy...... KBB berulang tahun yang ke 4. Ceritanya kita akan merayakan dengan minum teh bareng dan dengan teman spesial yaitu..... scone. Suiiitt....suitt. Bikin setengah resep jadi 6 scone yang mengembang, lembut dan ringan walau teteup ga selembut roti. Ada sensasi crunchy di gigitannya. Karena rasanya plain lebih nikmat klo dicocolin ama selai, krim atau madu. Gak sregnya cuman pada pemakaian baking powder yang banyak, diluar itu sih oke sekali karena bikinnya cepet dan bahannya mudah:)

scone2

Devonshire tea adalah sebuah sajian minum teh khas Inggris yang konon berasal dari daerahDevon, dimana scones disajikan bersama clotted cream dan selai. Clotted cream merupakan krim kental yang kandungan lemaknya sangat tinggi, sehingga tidak banyak dikonsumsi.

Scones berasal dari kata sconbrot, merupakan ‘roti’ khas Skotlandia yang pada akhirnya diadaptasi oleh masyarakat Inggris menjadi makanan khas Inggris yang pembuatannya hanya meliputi tiga bahan utama: tepung, mentega dan susu. Tekstur scones haruslah ringan, dan tidak berat dan tidak basah seperti brownies, dengan demikian baking powder banyak digunakan sebagai bahan pengembang.

Rasa scones bermacam-macam, namun secara tradisional, scones disajikan plain dan tidak memakai banyak gula. Selain itu, scones populer dipanggang bersama cincangan kurma, kismis, sultanas, atau currants.

Resep Scones:
Sumber: Edmonds Cookery Book, NZ.
Untuk 12 potong

3 cups tepung terigu
6 sdt baking powder
¼ sdt garam
75g mentega
1 - 11/2 cup susu segar
ekstra susu

Ayak tepung, baking powder, dan garam ke dalam mangkuk. Masukkan mentega dan remas hingga berbulir2 seperti remah roti. Tambahkan susu dan aduk cepat menggunakan pisau sampai adonan lembut. Gilas beberapa kali. Tabur tepung sedikit ke atas baking tray. Letakkan dan tekan-tekan adonan scones di atas baking tray. Iris 12 potongan yg sama. Sisakan jarak 2cm antara satu scones dengan yang lainnya. Olesi susu segar di atas scones. Panggang dengan oven 220C selama 10 menit atau hingga matang kecoklatan.


Date Scones
Tambahkan ¾ cup kurma cincang, 1 sdM gula dan ½ sdt bubuk kayu manis ke dalam tepung. Sebelum dipanggang, taburi scones dengan campuran bubuk kayu manis dan gula.

Sultana Scones
Tambahkan ¾ - 1 cup sultanas ke adonan tepung.


kbb#25: Scone

Wednesday, September 7, 2011

Putri Salju

Putri Salju, originally uploaded by viviera.

Susah juga ya bikin foto merah putih. Sebelumnya bikin di sini, belum puas. Trus yang sekarang, teteeup belum puas. Maklum amatiran tiada akhir. Itu klo tentang fotonya, kalo tentang kukis satu ini ehmm.... silakan dicoba. Lumer dan dingin di mulut. Bahaya untuk anda yang sedang diet:)

Putri Salju

Sumber: Fatmah Bahalwan

Bahan:
250 gr mentega tawar, bekukan
100 gr gula kastor
200 gr kacang mete, panggang, haluskan
250 gr terigu
150 gr gula bubuk u/ taburan aduk dg 1/2 sdt Vanili

Caranya:
kocok mentega dan gula pasir hingga pucat, tambahkan kacang mete, dan terigu, aduk rata.
bulatkan adonan, simpan dalam lemari es 30 menit.
bentuk bulan sabit, atur diloyang, panggan kira-kira 20 menit (suhu 160′c)
gulingkan kedalam gula bubuk.

Tips:
- mentega dibekukan untuk mendapatkan kue yg ngeprul dan krenyes-krenyes, beda dengan mentega yg tidak dibekukan.
Dengan adonan yg dibekukan lebih dahulu, akan diperoleh kue kering yg garing dibagian luar dan “ngeprul” bagian dalamnya, tapi tetap renyah.Ada juga yg membekukannya setelah jadi adonan, shg lebih mudah dibentuk…..

- Yg benar adalah waktu panas2 ditaburin gula bubuk…simpan biar dingin…rahasia satu lagi adalah setelah dingin baru dicelupin ke gula donat, maka putri salju kamu akan cantik berselimut tebal…Gula donat itu gula khusus utk donat, rasanya juga khas…berasa dingin dilidah…dan gak mudah leleh….bisa kamu dapatkan di TBK…Tanya aja ya…

Putri Salju

Tuesday, August 30, 2011

Selamat Idul Fitri 1432H


Selamat Idul Fitri 1432H
Taqobbalallohu minna wa minkum
Mohon maaf lahir dan batin

Wednesday, August 10, 2011

Red Velvet Cake

Red velvet cake, originally uploaded by viviera.

Awal baca red velvet cake ini di blog mbak Ria langsung penasaran pengen nyobain. Udah browsing2 di blog luar Indonesia, ujung-ujungnya balik lagi ke resep ini karena umumnya pake pewarna merah yang banyak. Apalagi cake ini best seller di toko kue online beliau. Ternyata benar saudara-saudara cake ini enak, moist, nyoklat dan frostingnya..... beehh... nyummy. Biasanya aku klo makan cake yang ada buttercreamnya, seringnya aku buang. Tapi klo ini, nggak sangguuup.... abis enak sih. Tapi kebalikan ama krucils-ku, mereka nggak suka frostingnya. Katanya kerasa keju. Jadi anak2 suka cakenya, aku suka frostingnya.

Untuk frostingnya aku nggak pake fresh cream cair, jadi pake resep yang lain. Untuk cakenya aku bikin setengah resep jadi satu loyang bulat ukuran 18cm dan kurleb 5 cupcake kecil. Cuman warna cakenya nggak bisa merah, agak kecoklatan. Tapi tetep gak nyesel deh nyoba resep ini, udah banyak yang membuktikan kok. Makasih mbak Ria untuk sharing resepnya yang cihuyy:) Berikut ini ukuran yang dipake klo bikin setengah resep. Untuk tips trik lengkap, langsung ke sini.

Resep Red Velvet Cake (kuehnya Oprah)

Bahan A :

190 gr terigu protein sedang (all purpose)
28 gr coklat bubuk
1/2 sdt garam

Bahan B :
240 cc minyak goreng
220 gram gula pasir/gula halus
2 btr telur
1 sdt vanili bubuk
pewarna merah secukupnya

Bahan C :
150 gr Bit
100 cc air

Bahan D :
150 cc susu UHT plain
1 sdm air lemon atau jeruk nipis

Bahan E :
1 sdt soda kue
1 1/2 sdt air lemon/jeruk nipis

Cara membuat cake nya :
1. Blender potongan bit dengan air (bahan C) lalu masak dengan api kecil hingga air susut setengahnya. Saring dan ukur 100 cc. Sisihkan dan biarkan dingin.
2. Campur susu dan air lemon (bahan D), aduk rata dan sisihkan. Bentuk akhir akan mengental seperti yoghurt. Ini yang namanya BUTTERMILK.
3. Panaskan oven dan siapkan 3 loyang bundar dengan diameter 24 cm, alasi dengan kertas roti dan olesi dengan margarin.
4. Campur semua bahan A lalu ayak.
5. Campur lalu kocok gula halus dan minyak sampai rata. Masukkan telur satu per satu (with low speed), kocok hingga rata.
Tambahkan juice bit, pewarna dan vanilli lalu aduk rata.
Kalau pada step ini yang dipakai gula pasir, gunakan chopper (bukan mixer). Caranya, masukkan gula ke dalam chopper lalu tambahkan sedikit minyak dan giling hingga halus. Lalu satukan dengan sisa minyak. Mixer hingga rata.
(ikuti step selanjutnya spt diatas)
6. Masukkan campuran terigu ke dalam adonan, mixer (dengan low speed) hingga tercampur rata.
7. Tambahkan buttermilk, aduk rata dengan spatula.
8. Campur bahan E (dibuat dadakan aja ya) lalu masukkan ke dalam adonan, aduk rata.
9. Tuang adonan ke dalam 3 loyang lalu panggang sampai matang.

Untuk cream cheese-nya aku pake resep ini:
Cream cheese frosting:
230 gr cream cheese
115 gr unsulted butter
11/2 cup gula bubuk (ini disesuaikan dengan tingkat kemanisan yang disukai)

Cara membuat cream cheese frosting:
Kocok cream cheese dan butter, masukkan gula bubuk sedikit demi sedikit sampai manisnya pas lalu kocok hingga lembut. Sisihkan.

Penyelesaian :
Ambil selembar cake lalu olesi atasnya dengan cheese frosting secukupnya lalu tutup dengan selembar cake lagi. Selesaikan sampai cake yang ke 3. Lalu cover semua permukaannya dengan sisa cheese frosting.
Simpan di kulkas dan siap dinikmati.



RVC in cups

Sunday, July 31, 2011

KBB#24: Rich Chocolate Tart


Rich Chocolate Tart


Alhamdulillah, akhirnya bisa juga ngerjain tantangan dari surat tjintah no. 24. Sempet kepikiran mo absen dulu karena deadlinenya mefet banget dengan nyampeku di AD setelah mudik dari Indonesia selama sebulan.
Karena bahan dan pengerjaannya ga begitu ribet, rencananya mo aku kerjain tgl 30, hari aku nyampe di AD. Ternyata tgl 30 banyak yang mesti aku kerjain, bongkar koper, ke sekolah anak2 dan yang paling berat adalah jet lag. Rencana tinggallah rencana *curcol euyy*
Untungnya tgl 31, tugas bisa ditunaikan.... ehem... walau jadi bikin repot duo host mbak Ade dan mbak Rita. Mission accomplished, komitmen terjaga *halaah*:)
Untuk rasa, menurutku agak kemanisan, mungkin karena aku ga pake campuran dark chocolate yang tinggi kandungan cacao-nya. Tapi klo kata si adik, penggemar coklat,"coklatnya enak, cookiesnya crunchy." ^_^

KBB#24: Rich Chocolate Tart

Sumber: Best Food: Desserts. The Australian Women Weekly.
Untuk 10 porsi

Pastry
185g tepung terigu
25g coklat bubuk
55g icing sugar mixture
150g mentega dingin, cincang
2 kuning telur
1 sdt air dingin

Campur tepung, bubuk coklat, gula dan mentega di dalam mangkuk FP, lalu proses hingga tercampur rata. Masukkan kuning telur dan air, proses lagi hingga menggumpal. Uleni adonan hingga lembut. Tutup menggunakan plastik, dinginkan di kulkas selama 30 menit.

Panaskan oven, suhu sedang (moderate).

Giling adonan pastry hingga cukup lebar untuk memuat loyang tart bongkar pasang ukuran 24cm yang sudah diolesi mentega hingga ke sisi2nya. Letakkan pastry ke dalam loyang, tekan-tekan ke sisi-sisinya, lalu ratakan pinggirannya. Tutup, dinginkan di kulkas selama 30 menit.


Tutup pastry dengan baking paper, isi dengan kacang2an kering atau beras, letakkan di atas loyang oven. Panggang tanpa ditutup selama 15 menit. Keluarkan kertas dan kacang2an/beras, panggang lagi 10 menit hingga sedang kecoklatan. Dinginkan.


Chocolate Filling
4 kuning telur
2 butir telur
55g gula caster
80ml krim kental
300 DCC, lelehkan
1 sdt ekstrak vanilla

Buatlah pastry, lalu turunkan panas oven hingga suhu rendah (moderately slow).

Kocok kuning telur, telur dan gula caster di dalam mangkuk kecil dengan mixer hingga kental dan creamy. Masukkan krim, coklat dan ekstrak. Tuang adonan coklat ke dalam pastry yang sudah dipanggang. Panggang selama 30 menit atau hingga filling matang/set. Dinginkan selama 10 menit. Jika suka taburi dengan ekstra coklat bubuk, hidangkan.
Rich Chocolate Tart

Tuesday, May 31, 2011

KBB# 23: Cheesy Fun


Saat menerima surtjin dari host KBB#23.... cihuuuy bikin cheesecake euy. Aku suka banget cheesecake terutama cheese cakenya donut house di KSA. Tiap kesana selalu yang dibeli cheese cake. Polosan tapi uendang.
Pas baca bahan-bahannya.... mascarpone dan ricotta ... huaha. Kayaknya musti bikin pas tanggal muda nih:)) Jadi karena itulah laporan KBB kali ini aku setor lebih cepet, ga seperti biasanya yang mepet deadline...hohoho. Alhamdulillah untuk pembuatannya, ga begitu ribet. Cuman pas udah bikin baru tau kalo crust-nya harusnya didasar dan sekeliling loyang. Nah aku cuman bikin di dasarnya aja. Yaah.... karena terlanjur bikin mohon dimaafkeun.

Beberapa bahan yang aku skip adalah kayu manis, mixed spice dan apricot. Takutnya anak-anak ga suka. Ternyata walau ga pake bahan itu, krucil tetep ga suka karena ada sultananya. Hiaa... alamat nih. Untungnya suami suka dan sempet makan beberapa potong. Klo nggak lagi-lagi membahayakan stabilitas timbangan yang sudah siaga satu.
Bikin setengah resep di loyang springfrom 18, jadinya kurang tinggi dikit dibanding tinggi ciskek pada umumnya.
Untuk rasa oke ga begitu eneg dan ada rasa serta aroma lemon yang samar-samar. Teksturnya juga kokoh. Bagian yang paling kusuka adalah crust almondnya....hmm
Sisa mascarpone dan ricotanya kubikin tiramisu ternyata malah lebih laku tiramisunya. Cukup dua hari habis deh tiramisu, sedangkan ciskek sempet parkir di kulkas 1 minggu...hehe.

lemon cheesecake


lemon cheesecake


Lemon Cheesecake ,
Sumber: Successful Baking
Cheesecake ala Italian ini memiliki rasa citrusy yang enak sekali disantap dengan espresso kental.


Bahan-bahan :
Untuk 8-10 porsi

¼ cup port —– (*sejenis wine – bisa diganti)
¼ cup orange juice
75g sultanas
150g mascarpone
400g ricotta
125g gula kastor
2 btr telur, pisahkan kuning dan putihnya
3 buah lemon, parut kulitnya
60g tepung terigu
80g manisan apricot, iris tipis

Crust:
30g mentega tawar
185g kacang2an, haluskan
8 sdt gula kastor
4 sdt dark brown sugar
½ sdt bubuk kayu manis
¼ sdt bubuk mixed spice


Cara Buat:
Panaskan oven 170C. Siapkan loyang ukuran 23cm, olesi dasar dan sisi2 loyang dengan mentega leleh. Alasi dasar loyang dengan baking paper, lalu olesi mentega leleh.
Panasi port, orange juice, dan sultanas di dalam panci selama 5 menit. Angkat dari api, tutup dan biarkan selama 15 menit.

Crust: panaskan mentega hingga leleh, masukkan kacang2an, semua gula dan rempah-rempah; aduk rata. Letakkan di dasar dan sisi loyang, tekan-tekan supaya padat dan melekat.
Kocok mascarpone dan ricotta hingga lembut, lalu masukkan gula, kuning telur dan parutan kulit jeruk, lalu masukkan tepung, aduk hingga rata dan lembut. Masukkan campuran sultanas-port-orange juice dan apricots.

Kocok putih telur di dalam mangkuk yang bersih dan bebas lemak hingga soft peaks. Masukkan putih telur kocok ke dalam campuran keju. Tuang ke dalam loyang, ratakan permukaannya.
Letakkan loyang ke atas loyang oven/loyang biscuit (oven tray/baking tray), panggang selama 1 jam, atau hingga permukaan cheesecake set tengah2nya dan berwarna emas kecoklatan di sekelilingnya. Matikan oven. Biarkan cheesecake di dalam oven dengan pintu dibuka sedikit selama 50-60 menit.
Keluarkan cheesecake dari oven. Gunakan pisau tumpul secara perlahan ke sekeliling cheesecake, lalu biarkan hingga betul2 dingin. Keluarkan cheesecake dari loyang dan dinginkan dalam kulkas selama 2 jam sebelum disajikan.


Tips: olesi mentega leleh ke sekeliling loyang agak tebal sehingga crust kacang akan terbalut secara merata.


lemon cheesecake



Wednesday, May 11, 2011

Opera Cake

Bikin opera cake pas suami ulang tahun. Antara mo bikin cheese cake atau opera cake dari blog yang sama. He..he.. blog favorit. Karena anak-anak nggak suka cheese cake jadi mending bikin yang berbau coklat aja.
Biar mantep browsing lagi cari resep yang agak aman, maksudnya telurnya ga sampe belasan dan mentega ga sampe bejibun, pilihan tetep jatuh ke blog mbak Rita. Tapi aku bikin dalam versi kopi. Jadi jaconda biscuitnya diciprati sedikit sirup kopi (kopi, gula, air panas). Alhamdulillah.... laris manis. Suami dan krucils suka semua, karena enak dan manisnya pas. Awalnya aku agak takut-takut ngasih ganache-nya, karena takut kemanisan ternyata pas banget manisnya. Coklatnya aku campur antara yang cocoa 70% dan van houten.

Dan aku ga perlu bikin glazing lagi karena sisa ganachenya cukup buat glazing tinggal tambah sedikit cream.


opera cake, originally uploaded by viviera.

Opera Cake

Sumber: blog mbak Rita

Ingredients:
Joconda biscuit
• 125 g Almond bubuk
• 125 g gula
• 30 g tepung
• 4 kuning telur
• 25 g butter, lelehkan
• 4 putih telur
• 20 g gula

Chocolate ganache
• 200 g Dark chocolate
• 150 g cream

Glazing
• 80 g Dark chocolate
• 80 g cream


Directions:
Panaskan oven terlebih dahulu.
Campur almond bubuk, gula, tepung dan kuning telur yang sudah dikocok sebentar. Aduk terus sampai rata. Tambahkan mentega cair. Adonan akan berupa paste.
Di mangkuk laen kocok putih telur sampai mengembang masukkan gula sambil tetap dikocok sampai soft peak
Masukkan 1/3 bagian adonan putih telur ke adonan almond, aduk perlahan sampai rata. Masukkan adonan ini ke adonan putih telur perlahan aduk rata.
Bagi adonan kedalam 4 loyang 10 x 20 cm. Oven sampai kira-kira 15 menit di suhu 180 derajat.
Chocolate ganache:
Lelehkan coklat diatas double boiler pan, (mangkuk berisi coklat diletakkan diatas panci yang berisi air panas, dimasak dengan api yang kecil) Setelah coklat leleh masukkan cream. Aduk aduk. Angkat mangkuk dari atas panci. Aduk lagi sampai rata. Dinginkan
Glazing:
Sama dengan cara membuat chocolate ganache

Penyelesaian :
Setelah dingin tuang 1 biscuit (ato cake if you think so) dengan sebagian ganache sampai rata klo masih terlalu encer masukkan kedalam kulkas sebentar. Kerjakan sampai keempat cake terlapisi ganache, kecuali yang paling atas. Tuang glaze pada lapisan paling atas. Lebih bagus hasilnya saat glaze masih hangat. Masukkan kedalam kulkas setelah set, Potong pinggir cake dengan rapi. Pakek pisau roti deh biar rapi.

Friday, April 29, 2011

Homemade Sarden


homemade sarden, originally uploaded by viviera.

Enak deh homemade sardine ini ... hehe...bukan karena aku yang bikin tapi emang resepnya yang mantep. Lebih sehat karena tanpa bahan pengawet, dan tinggi kalsium. Tiap ngasih temen, mereka selalu suka dan minta resepnya. Krucils yang gak begitu suka ikan, klo makan ikan sarden ini lahap banget makannya. Murah meriah.... di sini ikan sardin sekilo cuman AED 5, beli 2 kg-an, sekalian mrestonya dapet kurleb 18 ikan sarden ukuran agak besar. Sarden kalengan?.... udah lupa tuh...hehe.

Buat menghemat cucian, aku biasanya numis sekalian dipanci presto. Dan ngalusin bumbu tumisannya langsung juga dipanci presto pake hand blender. Awal-awal aku sempet 2 kali bikin dapur kotor karena tumisan panas-panas langsung diblender, alhasil muncrat deh kemana-mana.

Ini copas resepnya. Makasih mbak Lia tuk resepnya yang sering kubuat di dapurku:)

HOMEMADE SARDEN
Sumber: Dapur gue mbak lia di Surabaya

Bahan:
500 gr ikan segar jenis sarden/salem/tongkol/mackerel, bersihkan & potong2 sesue slera (kalo kecil biarin utuh ye..)
2 sdm air jeruk nipis
1 sdt garam
6 butir bawang merah, jadiin bawang goreng
4 siung bawang putih, jadiin bawang putih goreng
5 sdm saus tomat
2 sdm margarin
Saus:
3 buah tomat masak, iris kasar
3 buah cabe merah, buang bijinya & iris kasar
3 siung bawang putih, geprak
3 sdm minyak goreng
2 sdt garam /sesue slera
2 sdm gula pasir /sesue slera
150 ml air matang

Cara:
Buang kepala & isi perut ikan, bersihkan badannya & cuci sampe bersih.
Lumuri ikan dengan air jeruk & garam, diamkan 15 menit di kulkas lalu bilas & tiriskan.
Aduk ikan bersama bawang merah+putih goreng, masukin dalam panci presto, sisihkan.
Saus:
Panasin minyak & tumis bawang putih sampe wangi.
Masukin cabe & tomat, aduk & tumis sampe setengah matang.
Tuangi air, tambahkan garam & gula. Tutup rapat & masak dengan api kecil 3 menit, angkat & dinginkan. Tambahkan saus tomat, aduk rata lalu blender sampe halus.

Penyelesaian:
Tuang saus kedalam panci berisi ikan, tambahkan margarin. Tutup & proses selama 10 menit terhitung dari waktu berdesis (ato 30-40 menit kalo pengen tulangnya sampe empuk, tergantung gedenya ikan).
Matikan api, diamkan 2-3 menit ato sampe pressure-nya habis, buka & sajikan dengan nasi putih hangat.

Wednesday, March 30, 2011

KBB#22 Made in Indonesia Plus

Tantangan KBB ini adalah made in Indonesia plus spun sugar. Member boleh memilih bikin baked cake atau puding yang diciptakan pekuliner Indonesia atau ciptaan sendiri. Awalnya pengen bikin putu ayu karamel ternyata dikukus, jadi ga masuk kategori yang diminta. Bikin bolu gula merah ini karena ga pake gula pasir cukup gula merah aja dan menteganya juga sedikit. Ternyata bolu ini lembut banget, teksturnya mirip chiffon, dengan manis yang pas menurutku.
Untuk spun sugarnya, aku bikin pas cakenya matang, dua2nya aku bikin H-1 menjelang mo pergi ke luar jadi deg2an klo spun sugarnya gak jadi. Udah ga punya waktu lagi buat baking karena musti packing dan persiapan yang lain. Balik lagi pas deadline udah lewat. Memang ada yang ga beres dengan manajemen waktuku, tapi bulan ini emang banyak yang musti kukerjakan *jiaahh alasan.*
Pas bikin sugar sirup kuamati bener saat yang tepat buat bikin benangnya. Gak pake whisk karena pas mau motong whisk-nya ga bisa. Pake gunting biasa atau pisau nggak mempan jadi aku pake 2 garpu yang saling membelakangi aja. Sedikit lega pas bisa membentuk benang-benang tapi pas benang tersebut mau dijadiin garnish..... huaaah, benangnya mimpes dan ilang. Alhasil bolunya tanpa garnish spun sugar, tapi cukup gambarnya yang disandingin..... *hehe curang.com*


Bolu Santan Gula Merah
Sumber: Tabloid Saji

Bahan:
4 butir telur
1/2 sdm emulsifier (SP/TBM)
120 gr gula merah, disisir halus
120 gr tepung terigu protein rendah
1/2 sdt kayumanis bubuk
50 ml santan kental instan
25 gr margarin, dilelehkan
25 gr kenari, diiris panjang untuk taburan



Cara membuat:
1. Kocok telur, emulsifier, dan gula merah sampai mengembang. Masukkan tepung terigu dan kayumanis bubuk sambil diayak dan dikocok perlahan.
2. Tambahkan santan kental dan margarin leleh sedikit-sedikit sambil diaduk perlahan.
3. Tuang di loyang tulban polos diameter 21 cm tinggi 6 cm yang dioles margarin dan ditabur tipis tepung terigu. Tabur kenari.
4. Oven 25 menit dengan suhu 190 derajat celcius sampai matang.



Resep Spun Sugar (Angel's Hair)
Sumber: Dessert Techniques by Le Cordon Blue Cooking School

Sugar Syrup:
Silakan pilih,
Medium use 1 1/4 cups sugar to 1 cup water
Heavy use 1 1/4 cups sugar to 7/8 cup water

Step:
1. Heat the sugar syrup to 311F then plunge into a pan of cold water to halt the cooking process.
2. Cover your work surface with parchment paper. Holding a rolling pin in one hand over the paper, dip the whisk into the sugar syrup and flick it back and forth over the rolling pin so that railing threads are formed.
3. Gently gather up the strands and fold them back over the rolling pin. Loosen and lift them or slide them off the pin gently.
4. Break the sugar in half and gently shape each half as desired in your hands.
Terima kasih para ibu host yang baik hati, mbak Lanny dan mbak Ayu. Met meround-up. Sukses selalu!


Wednesday, January 26, 2011

KBB#21: Creme Brulee

Untuk posting ini aku buka dengan kata hiahhh.... sungguh terlalu. Blog ini jarang banget kutengok apalagi diupdate. Kadang lagi semangat baking tapi gak semangat moto, kadang lagi ngurangi makan jadi jarang bikin cemilan, kadang lagi rajin di dapur dan rajin moto tapi males meng-upload. Tapi begitu ada tugas KBB, wajib hukumnya. Bener-bener tipe yang bisa bekerja dibawah tekanan. Terima kasih KBB atas tekanan yang menyenangkan ini:)
KBB#21 melayangkan surat cinta yang berisi tantangan membuat creme brulee with rubarb. Bagus... belum pernah coba. Klo puding karamel sih udah tapi kan agak beda ama creme brulee. Untuk mengurangi "sedikit" lemak, aku pake double cream yang light. Emang sih ke-creamy-annya berkurang, tapi ketubuh lebih bersahabat. Tapi sebenarnya ga gitu ngaruh kali karena cuman bikin setengah resep, jadi 3 ramekin dan untungnya si krucils mau custardnya, tapi nggak mau rubarbnya jadi mengurangi porsi yang kumakan:)



Creme Brulee
Source: Jamie Oliver: The Naked Chef 2

Serves 6

300g fresh rhubarb
3 Tbs caster sugar
2 vanilla pods
300ml double cream
200ml full fat milk
8 egg yolks
80g sugar



Preheat the oven to 140C/275F/Gas 1. Roughly slice up the rhubarb and place it in a pan with the caster sugar and 5 tablespoons of water. Simmer until tender, divide between 6 small serving dishes which your brulee will be cooked in, then set aside.

Score the vanilla pods lengthwise and run the knife up the pod to remove the vanilla seeds. Scrape these into the pan with the pods, cream and milk and slowly bring to the boil. Meanwhile beat together the yolks and the sugar in a bowl until light and fluffy. When the cream and milk are just boiling, remove the vanilla pods and add little by little to the egg mixture, whisking continuously. I like to remove any bubbles or froth from the mixture before dividing it into the serving dishes, on top of the rhubarb. Stand these in an appropriately sized roasting tray filled with water half way up the containers, and bake in the pre-heated oven for around 25 minutes until the custard mixture has set but is still slightly wobbly in the centre.

Allow to cool to room temperature then place in the fridge until ready to serve. Sprinkle with sugar and caramelize under a very hot grill or using a kitchen blowtorch. Lovely.